Puisi; ga ada judul 2

Puisi ini kutemukan di tumpukan buku-buku SD… suda kumal dan sudah kucel kertasnya juga bahkan ditulisnya juga kayanya pake ms word… di kertas warna kuning…. begini nih isinya…. kalo sempet baca kalo ga sempeet pliiiiiiiiiiiiiiiissss baca ya……

Demi hati yang kupinjam dari Sang Khalik, aku tak ingin menyakiti siapapun, tapi hati inilah yang mengharuskanku memilih

Bila rindu ditakdirkan tak ada di dunia, maka akulah orang pertama yang merasa bahagia, karena rindu itulah aku harus selalu merasa tersesat, saat orang yang kurindukan tak dapat kulihat secara nyata…

Bila cinta mampu ku tutup akulah orang yang paling banyak membeli penutupnya, agar cinta itu tak hadir padaku, karena cinta itulah aku selalu harus merasa kalah, saat orang  yang kucinta menyakiti perasaanku, dan aku tetap terjatuh diluka itu tuk kesekian kalinya, dan cinta membuatku menjadi orang tak berlogika….

Lalu saat kedatangan sang pemuja cinta itu bersamaan ke dalam hatiku, aku harus memilih, siapa yang akan menjadi pemberi sayap bagi hatiku yng memerah…

Tapi… dengan serakahnya aku ingin keduanya, namaun sisi logikaku mengingatkanku, cinta bukan hanya tentang perasaan…

Aku kembali menjadi orang bingung, sampai pemuja cinta itu datang padaku lagi, dan menyampaikan rampai harapan untuk hatinya padaku, aku tertawa hampa….. Dia tidak tau bahwa aku telah membandingkannya dengan pemuja yang lain…

Akhirnya aku tetap harus menyakiti salahsatu, bukan untuk kekalahannya tapi untuk kemenangannya, aku memilih karena aku harus…

Mungkinkah aku akan tersakiti lagi, aku tidak pernah tau, tapi demi cinta yang Tuhan berikan padaku, aku tidak akan pernah menyesal memilihnya, karena aku yang menunjuknya tuk jadi nakhoda cintaku..

Aku bukanlah satu-satunya orang yang selalu berusaha seimbang, tuk bisa mengartikan perasaan tentang makna cinta, karena hati tak pernah berbohong…

Maka berikanlah restu padaku, tuk membuka sebuah cerita lagi, tanpa ku dengar tentang apapun, tentang dia yang kupilih, karena kuhanya cinta dia tanpa sandaran alasan..

 

“ditulis kembali tanggal 07/10/2016 pukul 15:37”

October 7, 2016 at 3:37 pm Leave a comment

Senandung ; Pembuka

Gadis itu tertunduk menahan kemarahan yang hampir meledak, dia bingung untuk siapa ia arahkan kemarahan itu apakah untuk dirinya sendiri yang tak mampu melindungi lahan pribadinya sendiri atau pada wanita baya yang kini duduk dihadapannya sedang memandang dengan linangan air mata.

dia marah karena linangan air mata itu bukan untuk mengerti keadaannya yang sekarang sedang gundah, dia marah karena linangan air mata itu malah seperti sebuah bujukan untuknya menerima hati seorang laki-laki yang baginya seperti seorang raksasa di dalam cerita ramayana,.

Gadis itu mengepalkan tangan menahan kalimat yang ingin berhamburan keluar dari mulutnya, ia ingin berteriak menolak dan ingin sekali berkata tidak bisa tapi apalah daya ia seperti tak punya tenaga padahal kekuatan itu sudah berada dalam kelopak matanya yang sedang berusaha menahan air matanya jatuh, karena ia yakin air matanya yang berharga itu hanya akan menjadi sebuah ke cuma-cumaan,

Tak mengiyakan bahkan seperti patung yang membisu, tak tau kah wanita itu hatinya tengah terluka dan kini ia tambahkan dengan duka yang mendalam.

December 17, 2015 at 10:13 am Leave a comment

Pilkada Serentak ; yang terpilih haruskah senang?????

Assalamu’alaikum

Selamat ciang man ceman, maaf ya episode kali ini judulnya rada berat tapi taksiran beratnya bias ga tau berapa kilo :)….

Di tahun 2015 ini pemerintah  menggelar pilkada serentak  yang di adakan  tanggal 9 Desember, kalo denger-denger sih ada 264 kota / kabupaten (informasi nya mudah2an mendekati kebenaran)…. wooooow…..

Yang pertama terpikir adalah, harus milih yang mana???? yang jelas yang amanah tapi hati manusia tak ada yang tau maka serahkan pada yang Maha Tau Sang Pemilik Seluruh Jagad Raya Yang Tiada Duanya Alloh SWT.

Ketika calon pemimpin takut pada Sang Pencipta maka tak akan ada kebohongan dalam menjalankan amanah, toh menjadi pemimpin itu tidak seperti menang dalam sebuah kompetisi komersial dimana ketika menang maka sang sponsor akan jor jor an mengadakan event yang tentunya bukan event gratis yang hanya menghasilkan tepukan tangan kosong tapi event yang pastinya memberikan keuntungan bagi sang sponsor dan sang pemenang.

Menjadi pemenang dalam Pemilihan Kepala Daerah tentunya akan diikuti dengan tanggung jawab, dimana tanggung jawab itu bukan hanya sekedar anggukan kepala atau kalimat mengerti saja, karena tanggung jawab itu akan terbawa tidak semata ketika hidup tapi ketika mati pun maka pertanggungjawaban itu akan terbawa untuk dipertanggungjawabkan pada Yang Maha Adil pada Yang Maha Berkuasa.

Guys masih ingatkah pelajaran agama waktu masih jaman putih biru tentang sejarah ke khalifahan setelah Nabi Besar Muhammad SAW wafat maka Abu Bakar ditunjuk oleh kaum muslim sebagai khalifah pertama, ketika itu ia memberikan pidato kenegaraan “Wahai kaum muslim, kalian telah mengangkatku sebagai pemimpin kalian, padahal aku bukanlah yang terbaik diantara kaum muslim, kejujuran adalah amanah, sedangkan dusta adalah khianat, jika aku salah, luruskanlah. Taatilah aku, selama aku menaati Allah SWT dan Rasul-Nya. Jika aku tidak taat kepada-Nya, tidak ada keharusan bagi kalian untuk menaatiku” dari pidato tersebut dapat terlihat betapa mulianya akhlak Khalifah Abu Bakar, Semoga kepemimpinan Khalifah Abu Bakar menjadi referensi yang wajib di teladani.

Kepada seluruh pemenang PILKADA, selamat memegang amanah…. semoga amanah ini tidak membawa kepada kesombongan dan keserakahan semoga kemenangan ini dapat menambah keimanan dan ketaqwaan kepada Sang Pemilik Kehidupan. Amiiin.

Selamat bekerja, kami titipkan suara kami, suara kami yang menjadi amanah dimana suatu hari nanti amanah itu akan dipertanggungjawabkan bukan dihadapan Presiden, Menteri, Anggota Dewan atau BPK atau KPK tapi dihadapan Sang Khalik….

Selamat berjuang, semoga kepemimpinan ini menjadi ladang ibadah bukan menjadi ladang keserakahan dunia… semoga kepimpinan ini mendorong kepada jalan surga yang abadi…

Selamat menjalankan amanah….

December 15, 2015 at 2:11 pm Leave a comment

Apel

Apel ni bukan nama buah buahan apalagi nama kota… Bukan aseli bukan, apel ni merupakan kata kerja yang menggambarkan suatu kegiatan rutin setiap pagi dimana didalmnya ada toge tahu tauco oncom hehehehe he… Bukan ketang…

Berdasarkan kesimpulan dari penerima apel tadi pagi katanya apel tu hukumnya wajib kalo tidak di laksanakan dosa, haduuuh serem amat…

tapi kalo bagi ibu ibu cantik kaya akyu me laksanakan apel itu suatu hal yang sangat mahal, ko bisa? Iyalah bisa apel maka pejerjaan rumah bakalan di tinggal in Dan makan hari saat Otang lain bobo santai aku ngrpel nyapu gegeroh eh cuci piring Hik Hik…

Masalahnya nyari ART itu sudah bukan ga pernah berusaha tapi blom dapet yang cooop kitu lah….

November 30, 2015 at 8:28 am Leave a comment

Edisi mengantri di bank

Yaaaaa udah nomor 74 asyiiiiiik tinggal 7 lagi…

Kenapa? Mau tau lagi dimana? Dimananya ga perlu yang printing saat ni q lagi session antri di sebuah bank… 

Eits bukan mau ngritik bank ya tapi mau share waktu ngantrri ini biar ga kerasa borrrrriiing hehehe….

Mau usul dong gimana kalo lagi banyak ngantrri gini di kasi snack hehehe… Ato di kasi bonus aksesoris atau muterin drama Korea gituh .. Maunyaaa….

Udah nomor 78niiih, mata mula berputar putar nih nyariiii apa ya? Ga ada semuanya pada sibuk dengan gadgetnya dari banyaknya antrian yg bercakap cakap cuma 2 orang ckckckckck… Aku mau cakap sama siapa ya? Hmmmm ga da… Ya sudahlah nunduk lagi ketik ketik hurup berharap ada yang negur…

Mau negur duluan tapi Muka mba yg di damping kaya ga mau di tegur tiap q lihat langdung sibuk dengan smartphone nya ah kubtunggu ntip ja lagi apa siii “peep” hehehe ternyata lagi sibuk ngurusin Angela….

Siapa Angela? Hmmmm itubkucing lucu yang gemesin… Temennya si Tom ama si ginger…

Lirik lagi c mbanya ah ternyata lagi sibuk baca status man temennya di bbm sekali Kali senyum sendiri, ya ampyuuuun ko bisa samaaan ya… Mungkin s mbanya juga boring ya nunggu antrian..

Udah ah mau melamun aja sambil dengerin musik gratis….

Selamat mengantri, ingat mengantri juga merupakan salah satu latihan buat membentuk kepribadian jadi lebih sabar..

Udah ah antriannya udah sampeee yeeeeeaaayyyy

August 31, 2015 at 2:22 pm Leave a comment

Drama Korea oh Drama Korea (What happens to my family)

“gak kepancing, ga kepancing, ga kepancing”

kalo inget itu pasti senyum sendiri, kalimat itu kusebut dengan mantra anti drama korea maksudnya tadinya mau keukeuhan sama sinetron tapiiiiii mata hati jiwa juga keukeuh sama drama korea dan sampai sekaranglah jadi huge fans drama korea….

Dari zaman Winter Soneta sampei yang baru beres Hello monster, ada beberapa drama yang punya “ngeh” di hati bahkan lebih dari itu berkesaaan banget….

Kalo bertanya Drama apa yang wajib di tonton? jawaban dirikuh pasti semuanya wajib di tonton tapiiiiii rekomendasi banget harus wajib kudu nonton Drama  What happens to my family pemerannya oke oke alur ceritanya mantep kadang sedih lucu gembira gregetan semua rasa ada…. 20 jempol deh buat drama ini….

What happens to my family ada 53 episode, dan dijamin ga bakalan ngebosenin jangan sangsi lah sama pemainnya yang pasti enak dilihat he..he..he…

di Drama ini salut banget sama Kim Hyun-joo sebagai Cha Kang-shim emosinya diana tuh manteb banget kalo lagi lucu bikin ngakak tapi giliran sad mmmmmmm bikin mata bengkak…..

Yang blom nonton ayo nonton cepetan…

Tapi jangan lupa ya tetep support drama kita… ayo para sineas indonesia di tunggu sinotren sinetron yang okenya lagi….

August 21, 2015 at 11:21 am Leave a comment

Puisi, ga ada judul

Maaf jika aku  melupakanmu

Maaf jika aku menempatkanmu di bagian terakhir hatiku

Maaf jika aku tak berharap untuk berjumpa lagi

Karena semuanya ku anggap sudah berakhir…

Segala gala yang kuimpikan pernah ku hadiahkan untuk kehadiranmu

semua yang hebat yang indah pernah ku ukir atas namamu

segalanya tentang butiran mutiara kebahagiaan itu pernah ku hadirkan atas namamu

karena ku ingin kita bersama dalam pengertian walau jarak dan ketidak mampuan ada diantara kita

tapi kamu melenceng, kamu merusak segalanya hingga aku terjatuh kedasar kesedihan

apapun itu aku tak mengerti

bahkan aku bias akan kepergian itu

aku hanya berpura tegar karena aku tak ingin terlihat kalah

untuk apa aku menyesali dengan kesedihan jika yang kusesali malah bahagia

kupandang matamu dan ku bilang Kamu Gila…..

June 3, 2015 at 10:05 am Leave a comment

Older Posts


February 2017
M T W T F S S
« Oct    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728  

Recent Posts

RSS Komunitas Cianjur

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Feeds