Senandung ; Pembuka

December 17, 2015 at 10:13 am Leave a comment

Gadis itu tertunduk menahan kemarahan yang hampir meledak, dia bingung untuk siapa ia arahkan kemarahan itu apakah untuk dirinya sendiri yang tak mampu melindungi lahan pribadinya sendiri atau pada wanita baya yang kini duduk dihadapannya sedang memandang dengan linangan air mata.

dia marah karena linangan air mata itu bukan untuk mengerti keadaannya yang sekarang sedang gundah, dia marah karena linangan air mata itu malah seperti sebuah bujukan untuknya menerima hati seorang laki-laki yang baginya seperti seorang raksasa di dalam cerita ramayana,.

Gadis itu mengepalkan tangan menahan kalimat yang ingin berhamburan keluar dari mulutnya, ia ingin berteriak menolak dan ingin sekali berkata tidak bisa tapi apalah daya ia seperti tak punya tenaga padahal kekuatan itu sudah berada dalam kelopak matanya yang sedang berusaha menahan air matanya jatuh, karena ia yakin air matanya yang berharga itu hanya akan menjadi sebuah ke cuma-cumaan,

Tak mengiyakan bahkan seperti patung yang membisu, tak tau kah wanita itu hatinya tengah terluka dan kini ia tambahkan dengan duka yang mendalam.

Entry filed under: Uncategorized.

Pilkada Serentak ; yang terpilih haruskah senang????? norak? kenapa malu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


December 2015
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Recent Posts

Feeds


%d bloggers like this: