Archive for October, 2016

Kangen Brama Kumbara

eiiiiiiiitssss… jangan melotot dulu… hayooo siapa yang tak kenal Brama Kumbara?

iya dialah pemuda idaman, idola gadis pawindan yang konon katanya kembang desa ha! ngaku ngaku…. xixixixi… maaf ya kembang desa sesungguhnya ya kan cuma ngaku ngaku kebenaran bisa ditafsirkan sendiri…

anak zaman sekarangmah mana kenal sama kakang Brama… padahal kalau tau jalan cerita kakang Brama ini pasti jatuh cinta jatuh hati dan ga bisa move on… seperti dirikuh lah… dari mulai dongengnya filmnya sampe sinetronnya pun dijabanin… tapiiiiiiii yang sinetron di tahun 2013 itu ko gurunya Brama jadi wanita nyi sekar tanjung padahal di cerita aselinya itu Kakang Brama hanya bergurukan Kakek Astagina… ckckckckckckckck…. catet Brama Kumbara tidak pernah terlibat cinta terlarang dengan gurunya sekar tanjung karena sosok Sekar tanjung tidak pernah ada.

Begitu ajah…. Sekian dan terimakasih….

 

 

 

October 14, 2016 at 11:52 am Leave a comment

Puisi; ga ada judul 2

Puisi ini kutemukan di tumpukan buku-buku SD… suda kumal dan sudah kucel kertasnya juga bahkan ditulisnya juga kayanya pake ms word… di kertas warna kuning…. begini nih isinya…. kalo sempet baca kalo ga sempeet pliiiiiiiiiiiiiiiissss baca ya……

Demi hati yang kupinjam dari Sang Khalik, aku tak ingin menyakiti siapapun, tapi hati inilah yang mengharuskanku memilih

Bila rindu ditakdirkan tak ada di dunia, maka akulah orang pertama yang merasa bahagia, karena rindu itulah aku harus selalu merasa tersesat, saat orang yang kurindukan tak dapat kulihat secara nyata…

Bila cinta mampu ku tutup akulah orang yang paling banyak membeli penutupnya, agar cinta itu tak hadir padaku, karena cinta itulah aku selalu harus merasa kalah, saat orang  yang kucinta menyakiti perasaanku, dan aku tetap terjatuh diluka itu tuk kesekian kalinya, dan cinta membuatku menjadi orang tak berlogika….

Lalu saat kedatangan sang pemuja cinta itu bersamaan ke dalam hatiku, aku harus memilih, siapa yang akan menjadi pemberi sayap bagi hatiku yng memerah…

Tapi… dengan serakahnya aku ingin keduanya, namaun sisi logikaku mengingatkanku, cinta bukan hanya tentang perasaan…

Aku kembali menjadi orang bingung, sampai pemuja cinta itu datang padaku lagi, dan menyampaikan rampai harapan untuk hatinya padaku, aku tertawa hampa….. Dia tidak tau bahwa aku telah membandingkannya dengan pemuja yang lain…

Akhirnya aku tetap harus menyakiti salahsatu, bukan untuk kekalahannya tapi untuk kemenangannya, aku memilih karena aku harus…

Mungkinkah aku akan tersakiti lagi, aku tidak pernah tau, tapi demi cinta yang Tuhan berikan padaku, aku tidak akan pernah menyesal memilihnya, karena aku yang menunjuknya tuk jadi nakhoda cintaku..

Aku bukanlah satu-satunya orang yang selalu berusaha seimbang, tuk bisa mengartikan perasaan tentang makna cinta, karena hati tak pernah berbohong…

Maka berikanlah restu padaku, tuk membuka sebuah cerita lagi, tanpa ku dengar tentang apapun, tentang dia yang kupilih, karena kuhanya cinta dia tanpa sandaran alasan..

 

“ditulis kembali tanggal 07/10/2016 pukul 15:37”

October 7, 2016 at 3:37 pm Leave a comment


October 2016
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Recent Posts

RSS Komunitas Cianjur

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Feeds